Selasa, 28 Juni 2011
Kecemasan & Kekuatiran
Numpang Share lagi y... ^.^
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Ada dua orang pelancong asal Swiss yang melakukan pendakian di sebuah gunung.
Saat pulang, mereka terpaksa menumpang sebuah mobil rombeng.
Jalannya tersendat-sendat karena mesin tuanya.
Sepanjang jalan, pelancong pertama sibuk mencemaskan kondisi mobil.
Ia terbekap rasa kuatir kalau mobil itu mogok di tengah jalan.
Ia kuatir kalau bensinnya habis dan tidak ada pom bensin di sana.
Sementara, pelancong kedua tampak santai-santai saja.
Ia begitu menikmati pemandangan indah bukit-bukit di negeri cokelat itu.
Bukit-bukit yang pucuknya dihiasi salju putih.
Beberapa kali ia mengabadikan keindahan itu dengan kamera pocketnya.
Setelah satu jam berlalu, akhirnya mobil uzur itu pun tiba di kota yang dituju. “Kok kamu sempat-sempatnya ambil gambar pemandangan itu? Apa kamu tidak cemas?,” tanya pelancong pertama. “Apa yang perlu dicemaskan. Seandainya ada masalah, pasti ada jalan keluarnya. Aku suka dengan perjalanan tadi,” kata pelancong kedua.
Kisah tadi menolong kita untuk memahami bagaimana seringkali kekuatiranmembuat kita kehilangan banyak hal yang berharga. Lebih buruknya lagi, seringkali kekuatiran itu tidak terbukti separah yang kita kuatirkan atau malah tidak terbukti sama sekali. “Kekuatiran tidak akan menambah sejengkal pun panjang usia kita.”Banyak orang hidup dalam kekuatiran dan cemas mengenai apa yang belum terjadi. Orang sering takut dan tidak tahu apa yang ia takuti.
Akhirnya, orang yang seperti ini tidak akan menikmati kehidupan.
Kebahagiaan hidup hanya menjadi milik orang-orang yang mampu menikmatinya dengan penuh syukur.
JAM KEHIDUPAN hanya sekali berputar.Ada menit yg harus dilalui dengan MANIS, ada pula menit yang harus dilalui dengan PAHIT. Jalanilah setiap DETIK dengan IMAN dan KASIH kepada "TUHAN" agar kita menjadi lebih BIJAKSANA dalam menjalani kehidupan ini.
By : S Adi(Avys Pessoas Boas)
Sabtu, 18 Juni 2011
Dia teman dekatku
ini adalah EngalBerta Bong, tgl 16 - 06 -2011, saat kami berdua sedang asik berbincang tentang topik pelayanan dan masalah yang suka terjadi saat waktu pentas. trkadang aku juga bingung kenapa aku bisa melukis wajanya..
namun seiringnya waktu saat itu akupun selesai melkis wajanya, nampak sekilas mirip namun jauh lebih cantik aslinya.
dia seorang penyanyi di salah satu gereja di kalimantan barat, awalnya aku ragu bisa memulai pembicaraan dengan dia, mungkin karena dulu aku berpikir dia seseorang yang sangat pendiam. namun stelah kami berdua berbincang banyak hal beberapa hari terakhir ini, aku merasakan nyaman dengan dia. dia wanita yang cukup pintar dan sangat ramah dengan orang baru yang dikenalnya, salah satunya aku.
aku belajar banyak hal dari dia, kebetulan beberapa minggu yang lalu aku juga punya salah satu pergumulan yang lumayan menyita waktu dan pikiranku.
buat aku sahabat adalah seseorang yang baik dalam suka maupun duka. dan aku belajar banyak hal dari sahabat - sahabatku tuk belajar trus menjadi yang terbaik di hadapan Tuhan.
namun seiringnya waktu saat itu akupun selesai melkis wajanya, nampak sekilas mirip namun jauh lebih cantik aslinya.
dia seorang penyanyi di salah satu gereja di kalimantan barat, awalnya aku ragu bisa memulai pembicaraan dengan dia, mungkin karena dulu aku berpikir dia seseorang yang sangat pendiam. namun stelah kami berdua berbincang banyak hal beberapa hari terakhir ini, aku merasakan nyaman dengan dia. dia wanita yang cukup pintar dan sangat ramah dengan orang baru yang dikenalnya, salah satunya aku.
aku belajar banyak hal dari dia, kebetulan beberapa minggu yang lalu aku juga punya salah satu pergumulan yang lumayan menyita waktu dan pikiranku.
buat aku sahabat adalah seseorang yang baik dalam suka maupun duka. dan aku belajar banyak hal dari sahabat - sahabatku tuk belajar trus menjadi yang terbaik di hadapan Tuhan.
Rabu, 15 Juni 2011
love is an ideal thing merriage is real thing
sejak awal saya sudah punya keinginan mengadakan pesta di pinggiran pantai. dan bali menjadi tempat impian saya. selain pantainya yang indah dan lokasinya yang pas banget dengan keinginan saya, alasan lain saya ingin pesta pernikahan saya dihadiri oleh orang-orang yang benar-benar dekat dengan saya. sudah terbayang kalau pestanya diadakan di jakarta, pasti tamu-tamu yang datang sebagian besar tidak saya kenal, karena ada tamu dari orang tua ada sebagainya. tanggal pernikahan pun saya pilih yang ada long weekend, biar teman-teman dekat saya bisa datang.
persiapan pesta berlangsung hingga tiga bulan. pertama yang saya cari adalah lokasi. begitu lokasinya dapat, saya mulai mencari wedding organizer di bali. mereka yang mengurus semuanya, dari perizinan dan surat-surat, menghubungi pendeta sampai dekorasi, bunga, paduan suara, foto serta weeding gift berupa sepasang gelang lavender dan buku harian keluarga kerajaan. hanya lokasi, baju dan make up yang saya cari sendiri. untuk makanan saya ambil dari restoran teman saya, yang menu makanannya sudah teruju. untuk tamu dan keluarga, saya hanya menyediakan rumah yang pemilikinya adalah keluarga saya.
tema perta yang saya pilih adalah cesual dan banyak bermain di warna putih dan biru. di pesta ini saya tidak menggunakan pelaminan, hanya altar kecil sebagai tempat seremonial. karena saya ingin berbaur dengan tamu-tamu lain, bisa senang-senang. saya tidak suka dipajang-pajang di plaminan, kesanya malah kaku. tidak juga ada champagne dan pemotongan kue pengantin. kue pengantinya hanya berupa perkedel kentang yang dibagi ke para tamu.
jumlah undangan juga terbatas hanya 84 0rang sudah termaksut keluarga saya dan dia serta sahabat-sahabat saya dan pasangan. suasana terasa akrab karena saya dikelilingi oleh orang-orang yang mengenal saya. acara pemberkatan berlangsung disore hari menjelang sunset dan pestanya malam hari dangan tema one night panerangnya hanya berupa lampion-lampion bulat dari lilin kecil serta floating candle di kolam renan pokoknya suasana malam itu bener-benar indah dan romantis, saat itu kami berdua menghadiakan para tamu dengan sebuah lagu “ten 2 five: I DO” setelah pesta pernikahan, kami langsung melanjutkan bulan madu disana.
persiapan pesta berlangsung hingga tiga bulan. pertama yang saya cari adalah lokasi. begitu lokasinya dapat, saya mulai mencari wedding organizer di bali. mereka yang mengurus semuanya, dari perizinan dan surat-surat, menghubungi pendeta sampai dekorasi, bunga, paduan suara, foto serta weeding gift berupa sepasang gelang lavender dan buku harian keluarga kerajaan. hanya lokasi, baju dan make up yang saya cari sendiri. untuk makanan saya ambil dari restoran teman saya, yang menu makanannya sudah teruju. untuk tamu dan keluarga, saya hanya menyediakan rumah yang pemilikinya adalah keluarga saya.
tema perta yang saya pilih adalah cesual dan banyak bermain di warna putih dan biru. di pesta ini saya tidak menggunakan pelaminan, hanya altar kecil sebagai tempat seremonial. karena saya ingin berbaur dengan tamu-tamu lain, bisa senang-senang. saya tidak suka dipajang-pajang di plaminan, kesanya malah kaku. tidak juga ada champagne dan pemotongan kue pengantin. kue pengantinya hanya berupa perkedel kentang yang dibagi ke para tamu.
jumlah undangan juga terbatas hanya 84 0rang sudah termaksut keluarga saya dan dia serta sahabat-sahabat saya dan pasangan. suasana terasa akrab karena saya dikelilingi oleh orang-orang yang mengenal saya. acara pemberkatan berlangsung disore hari menjelang sunset dan pestanya malam hari dangan tema one night panerangnya hanya berupa lampion-lampion bulat dari lilin kecil serta floating candle di kolam renan pokoknya suasana malam itu bener-benar indah dan romantis, saat itu kami berdua menghadiakan para tamu dengan sebuah lagu “ten 2 five: I DO” setelah pesta pernikahan, kami langsung melanjutkan bulan madu disana.
Masalah Dunia Remaja, Mengagumi atau Mencintainya?
Sepertinya hal2 seperti ini selalu luput dari perhatian kita,ketika kita menyukai seseorang sesungguhnya kita tidak mengetahui apakah kita benar2 mencintainya atau hanya sekedar mengaguminya belaka?
Mencintai dan mengagumi adalah 2hal yang berbeda walau sering kali terlihat sama…Orang biasanya salah “mempersepsikan” rasa kagumnya sebagai rasa suka,alhasil rasa ini sering kali sangat menyakitkan diri mereka sendiri..
Apa perbedaan dari rasa kagum dan cinta itu sendiri?Saya sendiri baru tersadar antara kedua rasa itu,antara rasa cinta dan kagum…Selama ini saya telah keliru tentang hal tersebut,walau banyak hal tentang cinta yang telah saya ketahui…(dalam artian banyak yang curhat tentang cinta gitu lho..hoho)
Ironis sekali bahwa diri saya sendiri salah mempersepsikan kedua rasa tersebut,hingga akhirnya saya sendiri tersadar..Oleh karena itu marilah kita sama2 membuka mata dan hai kita untuk mengetahui perbedaan diantara keduanya..Saya sangat mengharapkan partisipasi dari anda yang membaca blog saya untuk “share” tentang pengalaman anda sendiri untuk menambah wawasan kita..Orang bijak berkata,”Pengalaman adalah pengetahuan yang berharga,Dia adalah kebijaksanaan dunia ” atau “Belajarlah dari pengalaman”(Tapi untuk yang 1 ini saya kurang menyukainya,saya lebih suka pepatah,”Belajarlah dari kesalahan orang lain” )
Cinta artinya kita selalu memikirkan orang yang kita cintai salah satu lagu populer nyanyian Maia ini,”Aku mau makan kuingat kamu,aku mau tidur kuingat kamu…Semuanya serba kamu”…Begitulah cinta,ketika kita mencintai seseorang kita akan selalu sering memikirkannya disaat2 sengang..Dan ketika kita mencinta,maka cinta itu bisa membuat kita melihat kekurangan dan kelebihan orang yang kita cintai itu,akhirnya jika kita melihat “kekurangnya” hal tersebut bisa membuat kita “infeel”..Itulah cinta…
Lain halnya dengan rasa kagum,ketika kita mengagumi seseorang maka kita tidak pernah memikirkan orang tersebut,tetapi ketika kita bertemu orang tersebut kita akan merasa sangat senang,gembira dan bahagia,rasanya hanya dialah satu2nya orang yang “perfect” dimata kita..Apapun yang dia lakukan dihadapakan kita selalu benar..Dan apapun yang dia perbuat membuat kita “kagum” terhadapnya…Di mata kita,sosok orang yang kita kagumi itu tidak pernah salah dan tidak memiliki kekurangan apapun,jikalau ada pun kita menganggapnya itu bukan sebagai masalah..
Saya yakin anda pernah mengalami kedua rasa tersebut bukan?Antara rasa kagum dan cinta…
Bagi saya,mengagumi adalah untuk selamanya..Oleh karena itu,jikalau kita mengagumi seseorang maka kagumilah dia,jangan mencintainya…karena itu membuat diri kita sakit jika dia tidak sesuai dengan apa yang kita pikirkan…Karena sekali lagi saya katakan mengagumi adalah untuk selamanya tanpa merusak makna “mengagumi” itu sendiri..
Lain halnya dengan mencintai,mencintai adalah melihat semua sisi pasangan anda,anda menelanjangi setiap sudut dirinya,dan anda berusaha memahami semua seluk beluk dirinya dengan cinta…Menerima dia apa adanya,oleh karena itu jika cinta anda didasari hal ini,maka mencintai tersebut tidaklah sesakit rasa mengagumi..
Bagaimana jika kita mencintai dan mengagumi seseorang?Jika begitu,lakukanlah yang terbaik yang anda bisa lakukan..Tidak perlu takut patah hati atau disakiti,karena sebelum orang bisa bersepeda,orang tersebut pasti akan jatuh dari sepeda,”Saya belum pernah menjumpai 1 orang pun yang bersepeda tanpa pernah jatuh sebelumnya..”
Salam hangat dari saya,
Mencintai dan mengagumi adalah 2hal yang berbeda walau sering kali terlihat sama…Orang biasanya salah “mempersepsikan” rasa kagumnya sebagai rasa suka,alhasil rasa ini sering kali sangat menyakitkan diri mereka sendiri..
Apa perbedaan dari rasa kagum dan cinta itu sendiri?Saya sendiri baru tersadar antara kedua rasa itu,antara rasa cinta dan kagum…Selama ini saya telah keliru tentang hal tersebut,walau banyak hal tentang cinta yang telah saya ketahui…(dalam artian banyak yang curhat tentang cinta gitu lho..hoho)
Ironis sekali bahwa diri saya sendiri salah mempersepsikan kedua rasa tersebut,hingga akhirnya saya sendiri tersadar..Oleh karena itu marilah kita sama2 membuka mata dan hai kita untuk mengetahui perbedaan diantara keduanya..Saya sangat mengharapkan partisipasi dari anda yang membaca blog saya untuk “share” tentang pengalaman anda sendiri untuk menambah wawasan kita..Orang bijak berkata,”Pengalaman adalah pengetahuan yang berharga,Dia adalah kebijaksanaan dunia ” atau “Belajarlah dari pengalaman”(Tapi untuk yang 1 ini saya kurang menyukainya,saya lebih suka pepatah,”Belajarlah dari kesalahan orang lain” )
Cinta artinya kita selalu memikirkan orang yang kita cintai salah satu lagu populer nyanyian Maia ini,”Aku mau makan kuingat kamu,aku mau tidur kuingat kamu…Semuanya serba kamu”…Begitulah cinta,ketika kita mencintai seseorang kita akan selalu sering memikirkannya disaat2 sengang..Dan ketika kita mencinta,maka cinta itu bisa membuat kita melihat kekurangan dan kelebihan orang yang kita cintai itu,akhirnya jika kita melihat “kekurangnya” hal tersebut bisa membuat kita “infeel”..Itulah cinta…
Lain halnya dengan rasa kagum,ketika kita mengagumi seseorang maka kita tidak pernah memikirkan orang tersebut,tetapi ketika kita bertemu orang tersebut kita akan merasa sangat senang,gembira dan bahagia,rasanya hanya dialah satu2nya orang yang “perfect” dimata kita..Apapun yang dia lakukan dihadapakan kita selalu benar..Dan apapun yang dia perbuat membuat kita “kagum” terhadapnya…Di mata kita,sosok orang yang kita kagumi itu tidak pernah salah dan tidak memiliki kekurangan apapun,jikalau ada pun kita menganggapnya itu bukan sebagai masalah..
Saya yakin anda pernah mengalami kedua rasa tersebut bukan?Antara rasa kagum dan cinta…
Bagi saya,mengagumi adalah untuk selamanya..Oleh karena itu,jikalau kita mengagumi seseorang maka kagumilah dia,jangan mencintainya…karena itu membuat diri kita sakit jika dia tidak sesuai dengan apa yang kita pikirkan…Karena sekali lagi saya katakan mengagumi adalah untuk selamanya tanpa merusak makna “mengagumi” itu sendiri..
Lain halnya dengan mencintai,mencintai adalah melihat semua sisi pasangan anda,anda menelanjangi setiap sudut dirinya,dan anda berusaha memahami semua seluk beluk dirinya dengan cinta…Menerima dia apa adanya,oleh karena itu jika cinta anda didasari hal ini,maka mencintai tersebut tidaklah sesakit rasa mengagumi..
Bagaimana jika kita mencintai dan mengagumi seseorang?Jika begitu,lakukanlah yang terbaik yang anda bisa lakukan..Tidak perlu takut patah hati atau disakiti,karena sebelum orang bisa bersepeda,orang tersebut pasti akan jatuh dari sepeda,”Saya belum pernah menjumpai 1 orang pun yang bersepeda tanpa pernah jatuh sebelumnya..”
Salam hangat dari saya,
Buku cinta Ibu Anne untuk Yohanes
Ini Cuma kisah fiksi belaka, aku Cuma terilhami dari lagu Seventeen - Untuk Mencintaimu. Tidak ada kaitannya dengan kehidupan pribadiku atau para karakter dalam cerita ini. Aku Cuma sedikit berimajinasi saja saat aku tak bisa tidur. Trimakasih buat teman – temanku yang sudah mengijinkan namanya aku pakai dalam cerita ini.. selamat membaca..!
*****Pernahkah kalian jatuh cinta sama seorang mahasiswi Theolog yang akan menjadi calon pendeta? Pasti pernah! Ayo, ngaku saja, tak perlu malu – malu ^_^ semua calon pendeta, semuanya punya pesona di saat pertama kali KKN di Gereja setempat, tidak bermaksut menjatukan tapi saya jujur mengatakannya karena mereka ramah sekali :)..
Perkenalkan nama saya Yohanes Putra Pratama umur 18 Tahun, sekolah di SMU khatolik di Surabaya sekarang sudah kelas 3 dan sebentar lagi akan menempuh Ujian Nasional tapi itu masih lama, masih ada 4 bulan lagi ngehadapin UN. Sekarang lagi liburan sekolah karena abis Ujian Akhir Semester dan liburan hanya dirumah aja karena orang tuaku sibuk dengan pekerjaan mereka yang padat banget, jadilah saya sendiri saja di rumah. Kalau dirumah paling cuman main Basket dan Berenang kemudian ngajak temen temen sekolah main PS. Kalau sudah bosen paling Facebook dikamar sampai ketiduran. Dasar anak SMU banget.
Cerita ini terjadi ketika pada saat saya mau mengikuti pelajaran ketekesasi di Gereja setiap hari jumat sore. Pada waktu itu, ada seorang calon pendeta baru yang masi muda. Dan kebetulan sekali, setiap mahasiswi yang lagi KKN selalu dapat tugas untuk masuk kelas katekesasi buat mengajar atau membagikan pengalaman mereka selama di bangku kulia agar yang mau jadi Pendeta punya gambaran, banyak pelajaran yang sama dengan mahasiwsi Theolog. Namanya Anne Lukito, orang – orang Gereja memangilnya Ibu Anne. Dia memang orang Surabaya asli dan logat Jawanya medok sekali. Pasti kalian membayangkan seorang wanita yang gendut dan berpakian jadul. Salah besar!!! ^_^ Ibu Anne itu cantik sekali, sama sekali tak terlihat seperti ibu – ibu. Dan tubuhnya pun lansing bak Putri Indonesia 2009 penampilannya selalu mengikuti perkembangan model. Umurnya masih terbilang muda, sekitar tigapuluhan. Dia memang tidak memelihara kuku, tapi keliatan indah jari – jarinya, itu membuatnya terlihat seksi sekali! Saat berdoa Menurut kabar angin, Ibu Anne itu masih single, alias belum menika.
Tiap kali dia mengajar Katekesasi, saya tak pernah capek memandangnya dari kejauan. Walau sering di tegur karena tidak membawa Alkitab, grogi saat berdoa dan melamun kadang smsan selama pelajaran dimulai, yang kusukai darinya adalah kebiasaannya yang selalu tak mengikat rambutnya yang panjang, keliatan seperti artis korea.
Lalu si Iblis membisikan pesan gila kepadaku”hai anak bodoh...!! dia cantik kenapa tidak kau tembak saja dengan surat cinta sebelum terlambat, kau harus genjatan senjata deluan dari pada di ambil orang.”
”Iblis.. kenapa kau mengusik anak Tuhan, dasar Itam..!!” suara malaikat bergema di kepalaku.”malaikat autis..! ini wilaya gue..!! pergi sana dasar tukang daster..”“apa kau bilang Tukang daster...!!! dasar itam, ireng, buluk, dekil, pembuat onar dunia.. jgn rusakin Yohanes.. kulapokan kau sama Tuhan..““wekkkkk..... dasar anak Tuhan, braninya LOPORAN.. cemen,!!!!..” ejekan si iblis
“Ahaaa aAhhhh.. kalian BRISIK SEKALI..! DIAM..!!! didepan ada ibu Anne, gangu saja..!! huhuhuh...” amarku yang meletup keluar saat mendengarkan pertengkaran malaikat dan iblis di otak..
“uda Bos Tulis surat cepat..” rayuan si iblis“ jangan Yohanes itu dosa, dia lebih Tua dari kamu..” malaikat pun mebalas merayuku.
“ hai kalian berdua dapat salam dari Sherina Munaf..” jawap dengan senyum sisnis”Salam apa...” jawab si iblis dan malaikat seretak” PERGILAH KAUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUU...”
Saya mengambil secarik kertas setelah mendengar suara si iblis dan mulai menulis sebuah surat cinta tanpa nama. Kupikir, itulah satu-satunya cara agar si cantik Ibu Anne menyadari bahwa dia mempunyai seorang penggemar rahasia. Suratku berbunyi:
Untuk pembimbingku tercinta, Ibu Anne Lukito.
Saya adalah salah satu Jemaatmu yang jatuh cinta padamu. Tapi saya masi kelas 3 SMA. Biarpun begitu, saya naksir Ibu. senyum Ibu begitu menbuatku terpesona, sampai-sampai saya tak bisa konsentrasi membaca, terutama saat Ibu menyuruku berdoa di depan kelas, Hanya Ibu yang dapat kupikirkan siang malam. Saya ingin bersamamu, ibu, meksipun hanya satu mata pelajaran katekesasi.
Memikirkanmu, ibu. aku jadi malas belajar. Soalnya, otaku kini jauh lebih encer dari kepintaran siapapun di dunia.
wasalam, Penggemar rahasiamu.
Tak sulit untuk menyelipkan surat itu ke dalam Alkitabnya sebab saya sering ditugasinya untuk membantunya membawakan tasnya ke mobilnya. Sambil berpura-pura membereskan, tanganku menyelipkan surat itu. Saya tak tahu apakah dia akan menemukan surat itu atau tidak. Tapi paling tidak, saya telah berusaha.
Selama berhari-hari, tak ada yang terjadi. Sikap Ibu Anne pun biasa-biasa saat kelas katekesasi berlangsung. Sampai pada suatu hari bertepat di hari minggu pagi, tiba – tiba dia memanggilku untuk menghadapnya. Saya sungguh tak tahu dalam rangka apa dia ingin bertemu denganku. Begitu melihatku masuk, Ibu Anneku yang cantik itu mempersilahkanku untuk duduk. Didalam Gereja, tapi berhubung saya dipanggil stelah para Jemaat pulang. Ruang kebaktian itu kosong sama sekali. Jadi saya dapat sedikit bersantai, tanpa harus khawatir ada yang masuk mebersikan ruang Gereja.
"Yohanes, bisa kamu jelaskan ini?" tanyanya dengan suaranya yang keibuan.Dia menyodorkan secarik kertas yang nampak sangat familiar. Penasaran, saya memngambilnya dan.. Mampus ni! Itu surat cintaku untuk Ibu Anne!
"Surat itu kamu yang menulisnya 'kan?" tanyanya."Ibu mengenal betul tulisan tanganmu. Jadi kamu tak perlu berbohong."
Sekujur tubuhku gemetaran. 'Astaga, apa yang telah kuperbuat? Kenapa harus memakai tulisan tanganku? Kenapa tak pakai mesin tik saja?' pikirku, keringat dingin menuruni wajahku. Tapi saya tahu bahwa tak ada gunanya untuk berbohong karena ini hari minggu dan lagi dia seorang calon pendeta pastinya mengetahui cirikas seorang pembohong. Maka, dengan wajah tertunduk, saya mengakui semuanya.
"Benar, Ibu. Surat itu saya yang menulisnya. Saya.. Saya jatuh cinta padamu.. Saya tahu saya salah. Jadi saya hanya dapat pasrah. Saya siap jika Ibu ingin menghukum saya saat ini," kataku lemas.
Ibu Anne bangkit dan memandangiku.
"Siapa yang bilang kalau Ibu akan menghukummu? Ibu harus akui, Ibu suka sekali dengan suratmu itu. Meski singkat, suratmu begitu jujur. Namun seharusnya anak seumur kamu lebih memikirkan sekolah, bukanya cinta."
Tentu saja saya terkejut mendengarnya. Kubalikkan badanku dan kulihat Ibu Anne sedang tersenyum ramah padaku.
"..iya Ibu maafkan saya.." Tertunduk malu, saya memeluk tangannya.” ibu akan pelayanan keluar Kota..””kemana buk..””Irian jaya..”
Mendengar ibu Anne pelayanan ke Irian Jaya membuat hatiku pilu, walau aku sadari Ibu Anne lebih pantas jadi kakakku bukan pacarku, semenjak kejadian itu aku tidak mengikuti kelas katekasasi lagi karena sebagian orang telah mengetahui berita kalau aku menyukai Ibu Anne. 4 bulan telah berlalu waktu Cuma sekolah dan menghabiskan waktu di depan kompute untuk mengerjakan tugas sekolah dan belajar untuk ujian terkadan menghabiskan sisa waktu untuk bermain PS. Sore itu adalah sore terharu buatku.
” Kakak ada ibu Anne di depan..” sautan adekku yang masi SD kelas 1“adek aja bukain, kakak lagi tanggung ni mainnya..” “Kakak...!!! aaku lagi makan..! dasar pemalas kk ini..”“ iya adekku yang gemuk, dasar.! Minta tolong saja susah bilangi ibu kalau pulang..”” kakak tukang lapor Creweeeeeeeeeeeeeeeet...!”” au ah gelap,” soraya mematiakan PS dan bergegas menuju Ruang tamu“ eh ibu.. apa kabar Ibu Anne..” sapaanku dengan senyum manis“ baik Yohanes, kamu tidak keliatan di gereja lagi kemana? Sibuk sekolah atau ada sesuatu?..”“ sibuk sekolah sebentar lagi kan sudah mendekati ujian kelulusan..”“ bagus deh kalau begitu ibu mau kasih hadia buku buat kamu, malam
ini ibu berangkat ke Irian Jaya. Semoga buku ini bisa membimbing kamu menghadapi masa remajamu dalam Tuhan..”
Mendengar hal itu air mataku jatuh dan soraya terbata bata menjawap namun tak mampu, aku hanya mengagukan kepala seakan tak ingin melepas ibu pergi“ jangan menangis yah kamu cowok harus kuat..”“ iya buk...” sambil menghapus air mata dan tiba – tiba adikku Bili loncat ke arah sofa langsung menghalau kami yang sedang trharu dalam suasan yang melo“ ahH.. kakak paya, begitu saja cengeng..” “ diam ka dek..””ibu Anne sekolah minggu nanti siapa yang ngajar?” peranyaan Bili membuat pikirangku serontak terheran – heran dan berkata dalam hati “ anak ini bener – bener menggusik acaraku saja..” sambil menatap senyum Ibu Anne “oh itu yang akan mengajar nanti kakak G’len”“ makasih yah ibu, aku mau belajar dulu.. sampe ketemu yah Ibu Anne””bailah Yohanes.. sembentar lagi ibu mau pulang tapi ibu mau bilang 1 hal, dalam hidup kita harus bisa belajar dari sesuatu yang telah terjadi, kamu juga harus bisa belajar untuk semangat lagi. Suatu saat kamu akan mengerti apa arti kehidupan ini terutama kehidupan dalam Tuhan..” dan merai tanganku kemudian dia mendoakan aku
Sebuah buku berwarna merah hati bertuliskan Tuhan masih menulis cerita cinta yang di sodorkan padaku membuat aku mengerti bahwa Tuhan masi menulis cerita cintaku akan lebih indah lagi di suatu hari nanti.. saat Ibu Anne tak lagi ada aku makin hari makin giat belajar untuk lulus SMU dan masuk universitas, memahami kenapa Ibu Anne tak membalas cintaku waktu itu karena umurku saat itu masi sangat rapuh dan terlalu naif soal cinta. Dia memberikan buku ini agar aku belajar banyak apa itu Cinta, terutama cinta dalam Tuhan.. “ ibu tunggu aku lulus kulia maka aku sudah jadi pria dewasa bukan anak SMU lagi...!!” trikan seorang anak remaja yang belajar menemukan arti cintanya dalam keingin tahuannya di masa puberitas (^_~)v.
T.A.M.A.T
*****Pernahkah kalian jatuh cinta sama seorang mahasiswi Theolog yang akan menjadi calon pendeta? Pasti pernah! Ayo, ngaku saja, tak perlu malu – malu ^_^ semua calon pendeta, semuanya punya pesona di saat pertama kali KKN di Gereja setempat, tidak bermaksut menjatukan tapi saya jujur mengatakannya karena mereka ramah sekali :)..
Perkenalkan nama saya Yohanes Putra Pratama umur 18 Tahun, sekolah di SMU khatolik di Surabaya sekarang sudah kelas 3 dan sebentar lagi akan menempuh Ujian Nasional tapi itu masih lama, masih ada 4 bulan lagi ngehadapin UN. Sekarang lagi liburan sekolah karena abis Ujian Akhir Semester dan liburan hanya dirumah aja karena orang tuaku sibuk dengan pekerjaan mereka yang padat banget, jadilah saya sendiri saja di rumah. Kalau dirumah paling cuman main Basket dan Berenang kemudian ngajak temen temen sekolah main PS. Kalau sudah bosen paling Facebook dikamar sampai ketiduran. Dasar anak SMU banget.
Cerita ini terjadi ketika pada saat saya mau mengikuti pelajaran ketekesasi di Gereja setiap hari jumat sore. Pada waktu itu, ada seorang calon pendeta baru yang masi muda. Dan kebetulan sekali, setiap mahasiswi yang lagi KKN selalu dapat tugas untuk masuk kelas katekesasi buat mengajar atau membagikan pengalaman mereka selama di bangku kulia agar yang mau jadi Pendeta punya gambaran, banyak pelajaran yang sama dengan mahasiwsi Theolog. Namanya Anne Lukito, orang – orang Gereja memangilnya Ibu Anne. Dia memang orang Surabaya asli dan logat Jawanya medok sekali. Pasti kalian membayangkan seorang wanita yang gendut dan berpakian jadul. Salah besar!!! ^_^ Ibu Anne itu cantik sekali, sama sekali tak terlihat seperti ibu – ibu. Dan tubuhnya pun lansing bak Putri Indonesia 2009 penampilannya selalu mengikuti perkembangan model. Umurnya masih terbilang muda, sekitar tigapuluhan. Dia memang tidak memelihara kuku, tapi keliatan indah jari – jarinya, itu membuatnya terlihat seksi sekali! Saat berdoa Menurut kabar angin, Ibu Anne itu masih single, alias belum menika.
Tiap kali dia mengajar Katekesasi, saya tak pernah capek memandangnya dari kejauan. Walau sering di tegur karena tidak membawa Alkitab, grogi saat berdoa dan melamun kadang smsan selama pelajaran dimulai, yang kusukai darinya adalah kebiasaannya yang selalu tak mengikat rambutnya yang panjang, keliatan seperti artis korea.
Lalu si Iblis membisikan pesan gila kepadaku”hai anak bodoh...!! dia cantik kenapa tidak kau tembak saja dengan surat cinta sebelum terlambat, kau harus genjatan senjata deluan dari pada di ambil orang.”
”Iblis.. kenapa kau mengusik anak Tuhan, dasar Itam..!!” suara malaikat bergema di kepalaku.”malaikat autis..! ini wilaya gue..!! pergi sana dasar tukang daster..”“apa kau bilang Tukang daster...!!! dasar itam, ireng, buluk, dekil, pembuat onar dunia.. jgn rusakin Yohanes.. kulapokan kau sama Tuhan..““wekkkkk..... dasar anak Tuhan, braninya LOPORAN.. cemen,!!!!..” ejekan si iblis
“Ahaaa aAhhhh.. kalian BRISIK SEKALI..! DIAM..!!! didepan ada ibu Anne, gangu saja..!! huhuhuh...” amarku yang meletup keluar saat mendengarkan pertengkaran malaikat dan iblis di otak..
“uda Bos Tulis surat cepat..” rayuan si iblis“ jangan Yohanes itu dosa, dia lebih Tua dari kamu..” malaikat pun mebalas merayuku.
“ hai kalian berdua dapat salam dari Sherina Munaf..” jawap dengan senyum sisnis”Salam apa...” jawab si iblis dan malaikat seretak” PERGILAH KAUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUU...”
Saya mengambil secarik kertas setelah mendengar suara si iblis dan mulai menulis sebuah surat cinta tanpa nama. Kupikir, itulah satu-satunya cara agar si cantik Ibu Anne menyadari bahwa dia mempunyai seorang penggemar rahasia. Suratku berbunyi:
Untuk pembimbingku tercinta, Ibu Anne Lukito.
Saya adalah salah satu Jemaatmu yang jatuh cinta padamu. Tapi saya masi kelas 3 SMA. Biarpun begitu, saya naksir Ibu. senyum Ibu begitu menbuatku terpesona, sampai-sampai saya tak bisa konsentrasi membaca, terutama saat Ibu menyuruku berdoa di depan kelas, Hanya Ibu yang dapat kupikirkan siang malam. Saya ingin bersamamu, ibu, meksipun hanya satu mata pelajaran katekesasi.
Memikirkanmu, ibu. aku jadi malas belajar. Soalnya, otaku kini jauh lebih encer dari kepintaran siapapun di dunia.
wasalam, Penggemar rahasiamu.
Tak sulit untuk menyelipkan surat itu ke dalam Alkitabnya sebab saya sering ditugasinya untuk membantunya membawakan tasnya ke mobilnya. Sambil berpura-pura membereskan, tanganku menyelipkan surat itu. Saya tak tahu apakah dia akan menemukan surat itu atau tidak. Tapi paling tidak, saya telah berusaha.
Selama berhari-hari, tak ada yang terjadi. Sikap Ibu Anne pun biasa-biasa saat kelas katekesasi berlangsung. Sampai pada suatu hari bertepat di hari minggu pagi, tiba – tiba dia memanggilku untuk menghadapnya. Saya sungguh tak tahu dalam rangka apa dia ingin bertemu denganku. Begitu melihatku masuk, Ibu Anneku yang cantik itu mempersilahkanku untuk duduk. Didalam Gereja, tapi berhubung saya dipanggil stelah para Jemaat pulang. Ruang kebaktian itu kosong sama sekali. Jadi saya dapat sedikit bersantai, tanpa harus khawatir ada yang masuk mebersikan ruang Gereja.
"Yohanes, bisa kamu jelaskan ini?" tanyanya dengan suaranya yang keibuan.Dia menyodorkan secarik kertas yang nampak sangat familiar. Penasaran, saya memngambilnya dan.. Mampus ni! Itu surat cintaku untuk Ibu Anne!
"Surat itu kamu yang menulisnya 'kan?" tanyanya."Ibu mengenal betul tulisan tanganmu. Jadi kamu tak perlu berbohong."
Sekujur tubuhku gemetaran. 'Astaga, apa yang telah kuperbuat? Kenapa harus memakai tulisan tanganku? Kenapa tak pakai mesin tik saja?' pikirku, keringat dingin menuruni wajahku. Tapi saya tahu bahwa tak ada gunanya untuk berbohong karena ini hari minggu dan lagi dia seorang calon pendeta pastinya mengetahui cirikas seorang pembohong. Maka, dengan wajah tertunduk, saya mengakui semuanya.
"Benar, Ibu. Surat itu saya yang menulisnya. Saya.. Saya jatuh cinta padamu.. Saya tahu saya salah. Jadi saya hanya dapat pasrah. Saya siap jika Ibu ingin menghukum saya saat ini," kataku lemas.
Ibu Anne bangkit dan memandangiku.
"Siapa yang bilang kalau Ibu akan menghukummu? Ibu harus akui, Ibu suka sekali dengan suratmu itu. Meski singkat, suratmu begitu jujur. Namun seharusnya anak seumur kamu lebih memikirkan sekolah, bukanya cinta."
Tentu saja saya terkejut mendengarnya. Kubalikkan badanku dan kulihat Ibu Anne sedang tersenyum ramah padaku.
"..iya Ibu maafkan saya.." Tertunduk malu, saya memeluk tangannya.” ibu akan pelayanan keluar Kota..””kemana buk..””Irian jaya..”
Mendengar ibu Anne pelayanan ke Irian Jaya membuat hatiku pilu, walau aku sadari Ibu Anne lebih pantas jadi kakakku bukan pacarku, semenjak kejadian itu aku tidak mengikuti kelas katekasasi lagi karena sebagian orang telah mengetahui berita kalau aku menyukai Ibu Anne. 4 bulan telah berlalu waktu Cuma sekolah dan menghabiskan waktu di depan kompute untuk mengerjakan tugas sekolah dan belajar untuk ujian terkadan menghabiskan sisa waktu untuk bermain PS. Sore itu adalah sore terharu buatku.
” Kakak ada ibu Anne di depan..” sautan adekku yang masi SD kelas 1“adek aja bukain, kakak lagi tanggung ni mainnya..” “Kakak...!!! aaku lagi makan..! dasar pemalas kk ini..”“ iya adekku yang gemuk, dasar.! Minta tolong saja susah bilangi ibu kalau pulang..”” kakak tukang lapor Creweeeeeeeeeeeeeeeet...!”” au ah gelap,” soraya mematiakan PS dan bergegas menuju Ruang tamu“ eh ibu.. apa kabar Ibu Anne..” sapaanku dengan senyum manis“ baik Yohanes, kamu tidak keliatan di gereja lagi kemana? Sibuk sekolah atau ada sesuatu?..”“ sibuk sekolah sebentar lagi kan sudah mendekati ujian kelulusan..”“ bagus deh kalau begitu ibu mau kasih hadia buku buat kamu, malam
ini ibu berangkat ke Irian Jaya. Semoga buku ini bisa membimbing kamu menghadapi masa remajamu dalam Tuhan..”
Mendengar hal itu air mataku jatuh dan soraya terbata bata menjawap namun tak mampu, aku hanya mengagukan kepala seakan tak ingin melepas ibu pergi“ jangan menangis yah kamu cowok harus kuat..”“ iya buk...” sambil menghapus air mata dan tiba – tiba adikku Bili loncat ke arah sofa langsung menghalau kami yang sedang trharu dalam suasan yang melo“ ahH.. kakak paya, begitu saja cengeng..” “ diam ka dek..””ibu Anne sekolah minggu nanti siapa yang ngajar?” peranyaan Bili membuat pikirangku serontak terheran – heran dan berkata dalam hati “ anak ini bener – bener menggusik acaraku saja..” sambil menatap senyum Ibu Anne “oh itu yang akan mengajar nanti kakak G’len”“ makasih yah ibu, aku mau belajar dulu.. sampe ketemu yah Ibu Anne””bailah Yohanes.. sembentar lagi ibu mau pulang tapi ibu mau bilang 1 hal, dalam hidup kita harus bisa belajar dari sesuatu yang telah terjadi, kamu juga harus bisa belajar untuk semangat lagi. Suatu saat kamu akan mengerti apa arti kehidupan ini terutama kehidupan dalam Tuhan..” dan merai tanganku kemudian dia mendoakan aku
Sebuah buku berwarna merah hati bertuliskan Tuhan masih menulis cerita cinta yang di sodorkan padaku membuat aku mengerti bahwa Tuhan masi menulis cerita cintaku akan lebih indah lagi di suatu hari nanti.. saat Ibu Anne tak lagi ada aku makin hari makin giat belajar untuk lulus SMU dan masuk universitas, memahami kenapa Ibu Anne tak membalas cintaku waktu itu karena umurku saat itu masi sangat rapuh dan terlalu naif soal cinta. Dia memberikan buku ini agar aku belajar banyak apa itu Cinta, terutama cinta dalam Tuhan.. “ ibu tunggu aku lulus kulia maka aku sudah jadi pria dewasa bukan anak SMU lagi...!!” trikan seorang anak remaja yang belajar menemukan arti cintanya dalam keingin tahuannya di masa puberitas (^_~)v.
T.A.M.A.T
Minggu, 12 Juni 2011
My Happy day :)
seseorang yang sempat membuat gue galau selama bertahun tahun dalam pelayanan dan cinta kini dia datang kembali dan benar - benar menjadi orang pertama yang sekejap membuat dunia gue yang tadinya sedikit galau, karena sempat di sindir sola foto - foto pribadi gue di fb dan satutus gue sebagai guru sekolah minggu. yah puji Tuhan bgt. ternyata Tuhan selalu memberi seseorang yang berbeda - beda kadang sama untuk menolong gue kembali dari sara keturpurukan.
gue cuma berharap di hari ulang tahun gue yang menadakan umur yang makin menuju jengjang pernikahan ini, mendapatkan kemudahan dalam segala hal dan selalu gue mau selalu dekat dengan Tuhan Yesus.
perjalanan Hidup gue sudah mengoreskan banyak cerita dan memori yang benar benar membuat gue belajara untuk lebih dewasa lagi. gue berharap Tuhan selalu ada dalam jalan hidup gue dalam suka mau pun duka.
Tuhan Yesus, aku berserah kepamu dalam segala kekuranganku padaMU. amin
gue cuma berharap di hari ulang tahun gue yang menadakan umur yang makin menuju jengjang pernikahan ini, mendapatkan kemudahan dalam segala hal dan selalu gue mau selalu dekat dengan Tuhan Yesus.
perjalanan Hidup gue sudah mengoreskan banyak cerita dan memori yang benar benar membuat gue belajara untuk lebih dewasa lagi. gue berharap Tuhan selalu ada dalam jalan hidup gue dalam suka mau pun duka.
Tuhan Yesus, aku berserah kepamu dalam segala kekuranganku padaMU. amin
Langganan:
Postingan (Atom)
